Selamat datang di LKP-Smart Computer, tempat untuk berbagi dan memberi informasi
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

22 Feb 2013

Kompetensi Pengelola Kursus

,
Dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) disebutkan bahwa pendidikan nonformal (PNF) berfungsi sebagai pelengkap (complement), pengganti (substitute), dan penambah (suplement) pendidikan formal. Sasaran PNF adalah masyarakat yang belum pernah sekolah, putus sekolah atau yang tamat sekolah pada jenjang tertentu tetapi ingin menambah pengetahuan/keterampilan, telah bekerja tetapi masih membutuhkan tambahan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Dalam penyelenggaraan layanan PNF banyak melibatkan partisipasi masyarakat, baik sebagai penyelenggara satuan pendidikan maupun berperan sebagai pendidik dan tenaga kependidikan. Salah satu satuan PNF sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang Sisdiknas adalah lembaga kursus. Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan demikian berarti sumber daya dan pengelolaan lembaga kursus sepenuhnya berasal dari inisiatif masyarakat. Sementara, pihak pemerintah berperan memfasilitasi guna mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan layanan PNF bagi masyarakat, termasuk peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pendididikan nonformal (PTK-PNF) yang ada di lembaga Kursus. Peningkatan mutu PTK-PNF diarahkan pada upaya pengembangan profesionalisme mengacu pada standar kompetensi sesuai dengan ruang lingkup dan spesifikasi pekerjaan yang diemban oleh setiap PTK-PNF yang bersangkutan. Dengan demikian ada kriteria dan parameter yang jelas dalam rangka rekruitmen, penugasan, penilaian dan pengembangan kompetensi bagi PTK-PNF sebagaimana dipersyaratkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam SNP tenaga kependidikan dituntut memiliki Standar Kompetensi Pengelola Kursus 2 standar kompetensi dan kualifikasi termasuk bagi bagi pendidik dan tenaga
kependidikan nonformal. Sampai saat ini belum ada standar kompetensi bagi PTK-PNF yang ditetapkan berdasarkan SNP, sehingga menyebabkan: (1) belum adanya keseragaman tingkat kompetensi dan kualifikasi PTK-PNF, (2) belum dapat menetapkan alat ukur yang akurat untuk mengetahui kompetensi PTK-PNF, (3) peningkatan mutu dan pembinaan yang dilakukan bagi PTK-PNF belum didasarkan pada analisis kebutuhan, dan (4) belum adanya sistem imbalan/kesejahteraan yang berkeadilan bagi PTKPNF. Berdasarkan pemikiran seperti diuraikan di atas, maka pada tahun anggaran 2007 Direktorat PTK-PNF menetapkan program rintisan sertifikasi bagi PTK-PNF yang dimulai dengan kegiatan penyusunan bahan masukan untuk penetapan standar kompetensi PTK-PNF, khususnya untuk tenaga kependidikan PNF yang berstatus sebagai Pengelola Kursus.

Sumber : Materi Bimtek PNF Di Aula Dinas Pendidikan Lampung Selatan

10 Feb 2013

Cara Belajar Efektif

,

Belajar efektif memang membutuhkan kedisiplinan dan ketekunan yang serius. Memang dalam segala hal keseriusan sangat menentukan. Buat apa kalau metode belajarnya sudah tepat, tetapi dijalani dengan semau gue. Keberhasilan seseorang di masa mendatang, terletak pada bagaimana dia menjalankan usahanya pada masa sekarang. Jadi sekali lagi, sebuah impian besar pasti mampu diwujudkan asalkan direncanakan dan dijalankan dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab yang besar. Pada kesempayan kali ini, kami akan memberikan beberapa cara belajar efektif. Selengkapnya, silahkan anda simak dari SituSaja.

Berikut ini adalah cara belajar efektif paling tepat yang dapat anda terapkan :

1. Rangkumlah materi inti sehingga menjadi sebuah ringkasan. Dalam semua materi pelajaran, pasti ada materi pokok. Nah, incarlah ini dan ringkaslah sehingga memudahkan anda dalam memahami setiap detail pelajaran. Dengan begitu, anda mampu memagang kuat apa yang sebenarnya harus dikuasai.

2. Aktiflah. Jangan menunggu bapak atau ibu guru atau dosen mengajukan sebuah pertanyaan kepada anda.Mulai sekarang, mulailah bertindak aktif ketika sedang dalam proses belajar mengajar di kelas. Jangan pasif. Dengan begitu, hal-hal yang sekiranya benar-benar belum anda fahami mempunyai peluang lebih besar untuk langsung dijelaskan solusinya oleh para pengajar anda.

3. Belajar kelompok. Nah, cara yang satu ini juga banyak memberikan manfaat yang sangat besar bagi anda. Dengan menerapkan belajar bersama atau kelompok, nantinya akan bisa saling sharing dengan teman-teman yang lain mengenai pokok-pokok materi pelajaran yang mungkin sulit dipecahkan atau difahami.

4. Mengembangkan materi pelajaran. Bagi sebagian besar pelajar, hal ini masih sangat jarang dilakukan atau diterapkan. Padahal jika hal ini dilakukan dengan baik, dampaknya akan sangat terlihat. Carilah segala hal / pertanyaan yang belum ada dalam soal-soal latihan, dan nantinya bisa anda tanyakan langsung kepada para bapak/ibu guru yang mengajar pelajaran itu. Mulai sekarang, kembangkanlah materi sebanyak mungkin agar bisa lebih mendalami materi pelajaran.

5. Kedisiplinan. Nah, hal ini merupakan salah satu kunci berhasil atau tidaknya segala sesuatu. Tanpa adanya sebuah kedisiplinan, sepertinya mustahil untuk mencapai hasil yang maksimal. Aturlah belajar anda dan jalankanlah apa yang sudah anda rencanakan dengan disiplin tinggi.

6.Referensi. Untuk mendapatkan referensi pendukung, pada jaman sekarang tidaklah sulit. Perpusatakaan sekolah / kampus sudah tersedia dengan sangat lengkap. Kalau memang anda belum bisa menemukan referensi yang anda inginkan, anda masih bisa menjelajah internet dengan sangat leluasa. Hampir segala sesuatu tersedia di dunia maya. Gunakanlah teknologi internet ini untuk mendukung belajar anda.

24 Jan 2013

Info Bahan Ajar dan Cetak

,

Sekedar informasi dari sumber di infokursus.net bahwa sekarang ada informasi penting seperti yang di tulis di web tersebut, yaitu :
Berkaitan dengan program akselerasi penyebaran media dan bahan ajar baik itu yang bersifat cetak (modul) maupun non cetak (Video) bagi kebutuhan pendidik, peserta didik kursus dan pelatihan serta masyarakat yang ingin belajar kursus tertentu tetapi terkendala dengan waktu dan biaya, maka Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Ditjen PAUDNI, Kemdikbud secara bertahap akan memasukkan semua materi dan bahan ajar yang sudah disusun sejak tahun 2010 - 2012.

Materi-materi tersebut sebagian sudah dapat di lihat dan di unduh dari menu utama "Program Pembelajaran" kemudian sub menu "Bahan Ajar Cetak (Modul)" jika ingin meng-unduh modul-modul pembelajaran atau sub menu "Bahan Ajar Non Cetak" jika ingin mengakses bahan ajar dalam bentuk video. Untuk bahan ajar dalam bentuk video juga dapat diakses langsung dari tumbnil (gambar video) pada tampilan menu utama.

Selamat belajar, semoga bahan ajar ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan keterampilan.   Sumber : infokursus.net

4 Nov 2012

Program LKP-SMART COMPUTER

,

PROGRAM MS. OFFICE

Pengenalan  komputer, Internet, paket Office (Word, Excel, Power Point). Kursus ms.office ini sangat cocok untuk anda yang ingin bekerja dikantor atau menjadi staff administrasi karena materi yang diberikan juga banyak membahas studi kasus.
Pendaftaran Rp.30.000
Fasilitas :1 orang 1 komputer, Internet, tempat untuk parkir kendaraan luas.
Sertifikat: Ms. Office dan Internet
 

PROGRAM DESIGN GRAFIS
Disesuaikan dengan modul latihan serta tips dan trik seputar Design Grafis
Pendaftaran Rp. 50.000
Fasilitas :1 orang 1 komputer, Internet, tempat untuk parkir kendaraan luas.
Sertifikat: Design Grafis





PROGRAM AKUNTANSI
MYOB merupakan program computer akuntansi (accounting software),MYOB dimulai di Australia pada tahun 1991 dan merupakan salah satu perusahaan yang sukses mengenali kebutuhan yang unik dari perusahaan kecil-menengah sampai perusahaan menengah-besar akan sistem manajemen bisnis (business management systems) yang powerful, mudah dan terjangkau.
Pendaftaran Rp.30.000
Fasilitas :1 orang 1 komputer, Internet, tempat untuk parkir kendaraan luas.
Sertifikat: MYOB


PROGRAM BIMBEL
Daya tangkap setiap anak dalam menerima materi pelajaran di sekolah memang berbeda-beda. Daya tangkap yang tergolong rendah, akan sangat mempengaruhi perolehan pengetahuannya. Maka selain belajar di sekolah, anak juga perlu mengulang pelajarannya di luar sekolah. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan tambahan pelajaran ekstra atau bimbingan belajar (bimbel) yang diselenggarakan oleh LKP-Smart Computer.
Pendaftaran Rp.30.000
Fasilitas :1 orang 1 komputer, Internet, tempat untuk parkir kendaraan luas.
Sertifikat: Bimbel sesuai dengan Mata Pelajaran yang ditempuh.

12 Aug 2012

Pendidikan dan Kearifan Masyarakat

,


Jika kita mendengar kata pendidikan memang tidak akan pernah habis untuk kita bicarakan, karena pendidikan telah menjadi akar hidup yang akan terus berkembang dan bersatu dengan kehidupan. Bagaimana menjadikan pendidikan sebagai modal landasan kearifan masyarakat Indonesia jika dilihat dari spektrum pendidikan itu sendiri sebagai penggembleng moral mental serta spiritual. Melihat kondisi bangsa kita yang saat ini seperti sedang “sakit” dan terlalu lama untuk dapat bangkit dari keterpurukan. Koridor pendidikan yang semestinya dapat membangun bangsa ini menjadi lebih “sehat” terbukti kurang memberikan asupan “gizi” hanya karena tujuan pendidikan lebih digunakan untuk kepentingan ego masing – masing individu. Kenapa bisa sedemikian kita terpuruk dan sepertinya hari yang cerah itu masih sebatas angan bahkan cuma sekedar khayalan saja.
Melihat kondisi tubuh bangsa ini yang semakin banyak di hinggapi “penyakit” tentu membuat hati kita semakin memprihatinkan. Mental pendidikan semestinya selaras dengan langkah kehidupan berbangsa dan bernegara, akan tetapi semuanya seperti berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Kita lihat di televisi akhir-akhir ini bukan hanya dari kalangan kelas bawah akan tetapi banyak pejabat bahkan elit-elit tingkat atas melakukan tindakan yang banyak merusak kehidupan negara. Dari masalah kemiskinan, kelaparan penganggulangan bencana yang belum sepenuhnya terealisasi bahkan sampai tindak memperkaya diri sendiri ataupun golongan semakin menjadi-jadi bahklan seperti dilombakan. Seyogyanya jika kita kaji lebih dalam oknum yang melakukan “kegiatan” tersebut sedikit banyak telah mengenyam pendidikan dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, tetapi mengapa pendidikan kurang memberi kontribusi dalam membentuk moral mental dan spiritual.
Padahal mencerdaskan kehidupan bangsa itu telah tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yang seharusnya dijadikan tolak ukur sebatas mana individu itu memahami arti pendidikan itu sendiri. Sewajarnya jika pendidikan itu digunakan untuk mencerdaskan bangsa maka dimulai dari individu itu sendiri bagaimana dia bisa mencerdaskan diri sendiri sebelum individu tersebut mengimplikasikan pendidikan itu sendiri dalam dunia  yang nyata atau sesungguhnya. Setiap manusia pun berhak mendapatkan layanan pendidikan sampai batas manapun, akan tetapi berkewajiban juga untuk membuat kata pendidikan itu lebih bermakna. Maksudnya bagaimana individu dapat berjiwa raga yang santun serta memiliki moral mental dan spiritual yang seharusnya sudah tertananm sejak seseorang itu mulai mengenal pendidikan, jangan sampai pendidikan dijadikan sarana untuk mencapai kepuasan diri dengan jalan dan hasil yang tidak sesuai dengan koridor pendidikan. Dalam pendidikan kita mengenal agama, pendidikan sosial, alam, moral, kesehatan dll. Akan tetapi mengapa dengan sekian banyak asupan “gizi” pendidikan masih banyak orang pintar yang hanya bisa menggunakan kepintarannya hanya untuk diri sendiri bukan untuk kehidupan bersama.
Semoga pendidikan lebih dipahami secara dalam lagi dan bukan hanya sekedar menjadi “pakaian” agar dapat mencari kekuasaan semata dan memanfaatkan tidak sesuai dengan semestinya. Dan hendaklah kita berkaca pada diri sendiri mau kita bikin apa negara ini. Semoga arah pendidikan sesuai dengan arah tujuan individu. Amin….


11 Aug 2012

Job Description LKP-Smart Computer

,
Penyelenggaraan Kursus dan Pelatihan di LKP-Smart Computer Desa Sumber Agung Kec. Sragi Kabupaten Lampung Selatan meliputi berbagai kegiatan mengajar dan non mengajar (praktek), agar kegiatan yang akan dilaksanakan dapat tergambar secara jelas, maka disusun diskripsi kerja lembaga yang dapat mendukung visi dan misi yang telah ditetapkan. Diskripsi kerja yang direncanakan dibagi menjadi beberapa bidang garapan, pembagian ini bertujuan agar ada kejelasan unjuk kerja dan penanggungjawab dari masing-masing program.
Adapun Diskripsi Kerja dirincikan sebagai berikut :
1.    Bidang Garapan Manajemen/ Pimpinan Lembaga
Sebagai penganggungjawab pada bidang garapan ini adalah pimpinan lembaga dengan program kerja yang direncanakan meliputi :
1). Mendisiplinkan warga sekolah.
2). Melakukan Pembinaan Tenaga Pendidik dan non Pendidik
3). Meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan non pendidik melalui pelatihan-pelatihan yang digelar lembaga pendidikan dan pelatihan
4). Mempromosikan tenaga pendidik dan non pendidik yang berprestasi.
5). Menempatkan tenaga pendidik dan non pendidik sesuai kopetensi dan skill yang dimiliki.
6). Melakukan pemilihan tenaga pendidik dan non pendidik berprestasi
7). Memberikan reward kepada tenaga pendidik dan non pendidik yang terpilih sebagai tenaga berprestasi.
8). Merumuskan dan menyusun RAPBS tutor dan staf.
9). Menggali sumber-sumber dana baik dari pemerintah maupun donator.
10). Mengalokasikan anggaran sesuai RAPBS dan Transparan.
11). Mengevaluasi RAPBS.
13). Mengesahkan Jadwal Kegiatan Belajar Mengajar.
14). Menerbitkan SK Pembagian Tugas Mengajar.
15). Melakukan supervisi perangkat ajar dan kesiapan guru dalam mengajar.
16). Melakukan penilaian terhadap kesiapan dan prestasi mengajar bagi tutor
17). Memberikan reward bagi tutor yang dinilai terbaik dalam mengajar.
2.    Bidang Garapan Sekretaris meliputi :

a.    Merumuskan dan menyusun kurikulum Lembaga.
b.    Menyusun kalender pendidikan.
c.    Menyusun Jadwal kegiatan belajar mengajar.
d.    Membagi tugas mengajar berdasarkan jadwal yang telah disusun.
e.    Menyusun dan mengadakan perangkat ajar.
f.     Menyusun dan mengusulkan daftar kebutuhan sumber-sumber belajar.
g.    Menyusun dan mengusulkan daftar kebutuhan tenaga pendidik.
h.    Memonitor, mengawasi dan mengevaluasi kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di sekolah.
i.      Melaporkan hasil kegiatan belajar mengajar setiap akhir periode pembelajaran.


j.      Bidang Garapan Penyelenggaraan Kegiatan Belajar Mengajar/ Tutor Bidang penyelenggaraan KBM meliputi :

a.    Merumuskan dan menyusun kurikulum Lembaga .
b.    Menyusun kalender pendidikan.
c.    Menyusun Jadwal kegiatan belajar mengajar.
d.    Membagi tugas mengajar berdasarkan jadwal yang telah disusun.
e.    Menyusun dan mengadakan perangkat ajar.
f.     Menyusun dan mengusulkan daftar kebutuhan sumber-sumber belajar.
g.    Menyusun dan mengusulkan daftar kebutuhan tenaga pendidik.
h.    Memonitor, mengawasi dan mengevaluasi kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di sekolah.
i.      Melaporkan hasil kegiatan belajar mengajar setiap akhir periode pembelajaran.
 

Lkp-Smart Computer Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger Templates